ekosysteemeja
Ekosysteemeja adalah konsep yang mengacu pada batas atau pelapis yang memisahkan dan sekaligus mengintegrasikan berbagai komponen dalam suatu ekosistem. Istilah ini berasal dari kata "eko" yang berarti lingkungan hidup dan "sumeja" yang merujuk pada batas atau membran. Ekosysteemeja berfungsi sebagai pengatur interaksi antara unsur-unsur biotik dan abiotik, serta sebagai pelindung terhadap gangguan eksternal.
Dalam ekosistem alami, ekosysteemeja dapat berupa fitur fisik seperti lapisan tanah, vesikula, atau struktur organik yang
Peran utama ekosysteemeja adalah mempertahankan kestabilan ekosistem dengan mengontrol aliran energi dan materi di dalamnya, serta
Dalam konteks manusia, konsep ekosysteemeja juga digunakan dalam desain berkelanjutan dan manajemen sumber daya, di mana